Surabaya – Departemen Matematika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar kuliah tamu prestisius berjudul “History and Modern Mathematics” pada Rabu (1/4). Acara yang berlangsung di Ruang Sidang Fakultas Sains dan Teknologi ini menghadirkan Dr. Rizwan Ul-Haq seorang akademisi dari National University of Sciences & Technology (NUST), Pakistan, sebagai pembicara utama. Kuliah tamu ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan akademik beliau untuk memperkuat kolaborasi riset dan pertukaran pengetahuan internasional di lingkungan FST UNAIR.

Dalam pemaparannya, Dr. Rizwan membawa peserta kuliah tamu untuk memahami dan menelusuri evolusi matematika, mulai dari periode kuno di Mesir dan Yunani hingga era modern seperti saat ini yang didominasi oleh transformasi digital. Beliau menekankan bagaimana kontribusi ilmuwan lintas budaya seperti Al-Khwarizmi dalam pengembangan aljabar dan algoritma telah menjadi fondasi bagi teknologi masa kini. Diskusi ini memberikan perspektif baru bagi para dosen dan mahasiswa mengenai pentingnya memahami akar sejarah ilmu pengetahuan guna memacu inovasi di masa depan.

Dr. Rizwan mengupas tuntas mengenai penerapan matematika dalam berbagai bidang strategis seperti computational fluid dynamics (CFD), robotika, hingga teknik biomedis. Beliau menjelaskan bahwa di era kecerdasan buatan (AI) saat ini, penguasaan matematika seperti kalkulus, aljabar linear, dan statistika menjadi syarat utama dan mutlak untuk memecahkan masalah kompleks di berbagai aspek industri. Penjelasan yang diberikan secara halus menekankan pentingnya pendidikan berkualitas dalam mencetak talenta-talenta yang adaptif terhadap perubahan global yang selaras dengan semangat pembangunan berkelanjutan.

Kuliah tamu yang dilaksanakan ini menjadi sarana penguatan jejaring internasional antara FST UNAIR dan NUST Pakistan yang memiliki reputasi global tinggi. Dr. Rizwan memperkenalkan berbagai kelompok riset di departemennya, seperti kelompok Differential Equations dan Mathematical Physics, yang dapat membuka peluang kolaborasi publikasi serta pertukaran mahasiswa di masa mendatang. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi riset FST UNAIR di tingkat internasional melalui pendekatan multidisiplin yang kuat.