SURABAYA – Dalam upaya meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan akademik, Program Studi S1 Matematika Universitas Airlangga (UNAIR) sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk pelatihan ini mengusung tema “Optimalisasi Pemanfaatan LaTeX untuk Penulisan Artikel Ilmiah yang Efektif dan Berkualitas”.

Acara dilaksanakan pada hari Rabu, 3 Juni 2026, bertempat di ruang LKMAT 5 Departemen Matematika UNAIR, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Pelatihan ini menarik antusiasme yang tinggi dengan dihadiri oleh 31 peserta yang memiliki latar belakang beragam, mulai dari mahasiswa jenjang S1, S2, S3, hingga kalangan dosen. Untuk memberikan pemahaman yang mendalam, pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli dari Departemen Matematika UNAIR untuk membedah penggunaan LaTeX, yaitu: Dr. Windarto, M.Si.

Melalui metode pembelajaran yang aplikatif, para peserta terlebih dahulu mendapatkan pemaparan materi teori yang kemudian langsung dilanjutkan dengan sesi praktik secara mandiri. Untuk menunjang kelancaran praktik tersebut, setiap peserta dibekali dengan printout materi cetak yang memuat contoh-contoh perintah (syntax) pada LaTeX. Fasilitas ini dirancang khusus sebagai panduan taktis yang dapat langsung diaplikasikan peserta untuk menyusun dokumen ilmiah secara rapi, terstruktur, dan sesuai dengan standar jurnal internasional.

Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan LaTeX ini memiliki keterkaitan erat dengan beberapa poin dalam Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam mendukung peningkatan mutu akademik dan ekosistem riset. Pertama, kegiatan ini berkontribusi langsung pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi teknis dan literasi digital bagi mahasiswa dari berbagai jenjang (S1, S2, S3) serta dosen. Dengan menguasai LaTeX, yang menjadi standar global dalam penulisan dokumen saintifik, para akademisi dibekali keterampilan penting untuk menghasilkan karya ilmiah yang kompetitif di tingkat internasional.

Selain itu, program ini juga mendukung pencapaian SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), khususnya pada aspek peningkatan kapasitas riset ilmiah. Penggunaan platform modern seperti Overleaf mempermudah proses penyusunan, standardisasi, dan tata letak artikel ilmiah, yang pada gilirannya akan mendorong produktivitas publikasi riset dan inovasi baru di bidang sains dan teknologi. Terakhir, pelatihan ini mencerminkan semangat SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui terciptanya ruang kolaborasi dan transfer pengetahuan (knowledge sharing) yang inklusif. Interaksi langsung antara narasumber ahli, dosen, dan mahasiswa lintas jenjang membangun sinergi yang kuat demi memperkokoh kualitas ekosistem akademik di lingkungan Universitas Airlangga.