
Sebagai wujud dedikasi dalam mendalami ilmu matematika murni dan terapan, Program Studi S1 Matematika Universitas Airlangga sukses menyelenggarakan Workshop 3 ICoMCoS 2026 pada tanggal 1 September 2026. Mengangkat topik mendalam bertajuk “Graph Theory and Mathematical Network Modeling: Theory and Applications”, sesi ini menyoroti bagaimana hubungan antar-objek di alam semesta dapat direpresentasikan dan dianalisis secara matematis.
Urgensi Teori Graf di Era Komputasi Modern
Hampir seluruh sistem di sekitar kita—mulai dari jejaring sosial, rute logistik transportasi, hingga struktur ikatan kimia molekul obat—dapat dimodelkan sebagai sebuah jaringan. Melalui penyelenggaraan workshop ini, S1 Matematika UNAIR memfasilitasi pendalaman teoretis mengenai bagaimana teori graf mampu mengubah sistem yang rumit menjadi model terstruktur berupa himpunan titik dan sisi G = (V, E).
Dipandu oleh Pakar Internasional Teori Graf
Materi kelas dunia ini disampaikan oleh Dr. Nur Idayu Alimon, seorang matematikawan dan Senior Lecturer dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia yang meraih berbagai penghargaan riset gemilang seperti Anugerah Penyelidik Harapan 2025.
Fokus materi yang dibahas mencakup:
- Konseptualisasi Graf: Pemahaman mendalam mengenai derajat titik (degree), lintasan terpendek (shortest path), dan konektivitas jaringan.
- Kalkulasi Indeks Topologi: Penghitungan matematis untuk parameter penting seperti First Zagreb Index (M1), Second Zagreb Index (M2), Randić Index (R), dan Estrada Index (EE).
- Simulasi Pemrograman Python: Praktik langsung menggunakan pustaka NetworkX untuk membangun, memetakan, serta mengevaluasi ukuran sentralitas (centrality measures) pada jaringan nyata.
Melalui kegiatan ini, sivitas akademika S1 Matematika UNAIR didorong untuk melihat bahwa keindahan matematika mampu memberikan solusi nyata dan terukur bagi pemetaan jaringan kompleks di berbagai sektor.

